This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 18 Oktober 2015

TUGAS 5

GEDE NGURAH YOGA PRAMANA / 1404505078
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA
MANAGEMEN JARINGAN SERVER
I PUTU AGUS EKA PRATAMA, ST. 

Image result for EYEOS LINUX

Eye OS merupakan sistem operasi berbasis web yang mendukung Cloud Computing, tepatnya dalam jenis layanan SAAS (Software As A Service) dan IAAS (Infrastructure As A Service). Eye OS dapat diunduh secara bebas di internet. Sebelum menginstal Eye OS, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yaitu :
Terinstal sistem operasi Linux ditro bebas (Linux, Mint, Debian, dll.)
Terinstal PHP, MySQL, Javascript. Direkomendasikan menginstall XAMPP Linux untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap.
Memiliki web browser (Firefox, Chrome, dll.)

Buka aplikasi terminal pada linux. Kemudian login sebagai root untuk mendapatkan akses superuser dengan command berikut:


Pastikan file installer telah berada pada direktori home (home/user). Kemudian salin file installer ke direktori root web (umumnya /opt/lampp/htdocs/) dengan command berikut.


Pindahkan posisi direktori ke direktori root web.


Cek file pada direktori tersebut dengan command berikut.


Lakukan proses ekstraksi file installer.


Berikan hak akses tertinggi pada folder eyeOS.


Selanjutnya aktifkan layanan web server pada XAMPP.



Selanjutnya buka web browser dan ketikkan pada alamat browser localhost/eyeOS atau 127.0.0.1/eyeOS.


Anda akan langsung menuju halaman instalasi eyeOS. Masukkan password root Anda kemudian pilih bahasa dan install eyeOS.


Mulailah dengan membuat user baru dengan menekan tombol New User.


Masukkan data yang diperlukan. Kemudian Create account sehingga muncul tampilan utama dari sistem operasi eyeOS berbasis web.


Penggunaan eyeOS ini hampir sama dengan sistem operasi pada umumnya dimana terdapat aplikasi pendukung kegiatan kantor maupun pemutar media. Ada beberapa fitur tambahan dari eyeOS ini, salah satunya adalah fitur Sharing. Bukalah file manager, kemudian pilih salah satu file dan klik kanan pada file tersebut. Klik sharing dan centang publik. File akan disharing secara publik.




Referensi:

Smart City beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. I Putu Agus Eka Pratama.

TUGAS 4

GEDE NGURAH YOGA PRAMANA / 1404505078
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA
MANAGEMEN JARINGAN SERVER
I PUTU AGUS EKA PRATAMA, ST. 


XAMPP Linux merupakan salah satu aplikasi open source berupa aplikasi web server yang bersifat instan. Sesuai namanya, aplikasi ini dikhususkan untuk para pengguna sistem operasi baik Windows maupun Linux distribusi (distro) apa pun. XAMPP Linux menyediakan beberapa kemudahan kepada pengguna untuk menginstalnya secara secara mudah dan offline, tanpa perlu koneksi internet ataupun koneksi server repository. Berikut adalah tutorial instalasi XAMPP berikut:

Buka aplikasi terminal pada linux. Kemudian login sebagai root untuk mendapatkan akses superuser dengan command berikut:


Pada tutorial kali ini, admin menggunakan xampp versi 5.6.12 untuk arsitektur 64 bit. Pastikan file installer telah berada pada direktori home (home/user). Kemudian berikan hak akses pada file tersebut dengan command berikut:


Jalankan proses instalasi interface GUI untuk XAMPP Linux dengan command berikut:


Kemudian muncul tampilan GUI dari installer XAMPP. Lanjutkan dengan instalasi file direktori dan layanan yang dipilih.


Tunggulah hingga proses instalasi selesai. Untuk mengaktifkan layanan web server pada XAMPP, dapat membuka terminal dengan command berikut.


Akan muncul beberapa baris yang menunjukkan layanan telah aktif.


Untuk membuka layanan XAMPP, bukalah web browser kemudian ketikkan alamat 127.0.0.1 atau localhost. Maka tampilan XAMPP sebagai web server akan muncul pada browser.


Referensi:
Smart City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. I Putu Agus Eka Pratama.

Minggu, 11 Oktober 2015

TUGAS 3

GEDE NGURAH YOGA PRAMANA / 1404505078
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA
E-APPLICATION
I PUTU AGUS EKA PRATAMA, ST. 


DIAGRAM UML


UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriented). UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke dalam sebuah object-oriented database.
Adapun macam-macam diagram pada UML :
1. Use Case Diagram
2. Activity Diagram
3. Sequence Diagram
4. Communication Diagram 
5. Class Diagram
6. State Machine Diagram
7. Component Diagram
8. Deployment Diagram
9. Composite Structure Diagram
10. Interaction Overview Diagram
11. Object Diagram
12. Package Diagram
13.  Timing Diagram



Use Case Diagram
Use Case Diagram adalah abstraksi dari interaksi antara system dan actor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah system dengan systemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah system dipakai. Use case merupakan kontruksi untk mendeskripsikan bagaimana system akan terlihat di mata user. Sedangkn use case diagram memfalisitasi komunikasi di antara analis dan pengguna serta analis dan client.








Adapun aktor yang terlibat dalam use case diagram toko online adalah:
• Member
Member dapat melakukan login, melakukan order, dan melakukan pembayaran.
• Admin
Admin dapat melakukan semuanya melalui login. Admin dapat melakukan pengecekan pada setiap transaksi yang terjadi yaitu melakukan pengecakan orderan dari member, melakukan pengecekan pembayaran yang dilakukan member , melakukan pengecekan barang dan menghubungi suplier (tergantung barang didapat darimana).

Class Diagram 
Class adalah deskripsi kelompok obyek-obyek dengan property, perilaku(operasi) dan relasi yang sama. Sehingga dengan adanya class diagram dapat memberikan pandangan global atas sebuah sistem. Hal tersebut tercermin dari class-class yang ada dan relasinya satu dengan yang lainnya. Sebuah sistem biasanya mempunyai beberapa class diagram.Class diagram sangat membantu dalam visualisasi struktur kelas dari suatu sistem.

Class Digram Toko Online 

Sequence Diagram
Sequence digunakan untuk menggambarkan perilaku pada sebuah scenario. Kegunaannya untuk menunjukkan rangkaian pesan yang dikirim antar objek juga interaksi antara objek, sesuatu yang terjadi pada titik tertentu dalam eksekusi sistem.

Form untuk masuk atau login
Form untuk melihat produk

Form untuk mengedit produk
Form untuk menghapus produk
Form untuk menambahkan produk

Form untuk pembelian produk



ERD Toko Online 
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. 


ERD toko online



Selasa, 06 Oktober 2015

TUGAS 3

GEDE NGURAH YOGA PRAMANA / 1404505078
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA
MANAGEMEN JARINGAN SERVER
I PUTU AGUS EKA PRATAMA, ST. 


Wireless Sensor Network Simulator
Image result for wireless sensor network simulator

Wireless Sensor Network (WiSeNetSim)


Aplikasi open source pertama yang akan kita ujikan untuk praktek simulasi sederhana mengenai Wireless Sensor Network (WSN) adalah Wireless Sensor Network Simulator atau disebut juga dengan WiSeNetSim.
Aplikasi ini didesain dan dikembangkan berbasis bahasa pemrograman Java, yang dapat dijalankan lintas platform dan beragam sistem operasi. Tujuan pembuatan WiSeNetSim adalah untuk memudahkan di dalam mendesain dan mengembangkan sebuah simulasi protokol, proses routing, dan keamanan pada WSN.

Kelebihan yang dimiliki WiSeNetSim


Sebagai sebuah aplikasi Open Source untuk simulasi Wireless Sensor Network dan Wireless Network secara umum, WiSeNetSim memiliki sejumlah kelebihan di dalamnya. Berikut beberapa buah kelebihan yang di miliki oleh WiSeNetSim.
1. WiSeNetSim merupakan aplikasi Open Source, sehingga sumber kodenya terbuka dan dapat dipelajari, dimodifikasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan, sesuai dengan lisensi Open Source yang dianut.
2. WiSeNetSim dibuat dengan bahasa pemrograman java sehingga bisa lintas platform.
3. Versi yang disertakan pada DVD sudah dalam bentuk sumber kode dan shell script yang dapat langsung dijalankan melalui perintah di terminal Linux.
4. Tersedia tampilan GUI (Graphic User Interface) yang lengkap untuk penggunaan, menu, simulasi, pengujian, hingga informasi dan pengukuran didalamnya.

Fitur yang ditawarkan WiSeNetSim


WiSeNetSim memberikan banyak sekali fitur bermanfaat bagi para pengguna, khususnya untuk melakukan simulasi Wireless Sensor Network dan juga Wireless Network. Beberapa buah fitur tersebut di antaranya.
1. WiSeNetSim menyajikan tampilan dalam bentuk Graphical User Interface (GUI) untuk topologi jarinngan komputer, simulasi yang dijalankan, dan informasi yang berhubungan dengan hal tersebut.
2. WiSeNetSim menyajikan tampilan dalam bentuk Graphical User Interface (GUI) untuk informasi setiap node sensor di dalam Wireless Sensor Network (WSN) yang disimulasikan, dengan akurat.
3. WiSeNetSim menyajikan Application Programing Interface (API) untuk pemodelan algoritma keamanan di dalam jaringan komputer yang disimulasikan.
4. WiSeNetSim menyajikan pemodelan untuk jenis serangan dari dalam jaringan komputer termasuk WSN, untuk sisi keamanan sistem.
5. WiSeNetSim menyajikan tampilan dalam bentuk Graphical User Interface (GUI) untuk informasi mengenai konsumsi daya yang dihabiskan, jangkauan jaringan, kehandalan di dalam jaringan komputer, dan juga Behaviour di dalamnya.
6. WiSeNetSim menyajikan nilai pengukuran untuk semua paramater dan pengaturan yang digunakan di dalam simulasi.

Menjalankan WiSeNetSim


Dalam kondisi aplikasi telah berjalan pada simulator tersebut.
klik tab menu Simulation - New.
Kemudian akan muncul sebuah kotak dialog di layar anda. Fungsinya adalah untuk membantu anda pada pengaturan parameter di dalam simulasi. Isikan nama simulasi pada kolom Description. Untuk Simulation Class pilih Default Simulator. Untuk Radio Mode Class pilih Gaussian Radio Model. Untuk Node Mode Factory Class, pilih  Flooding Node Factory. Namun anda juga nanti bisa mencoba sendiri untuk opsi lainnya. Setelah semua kolom ditentukan, kemdian pilih tombol OK.

Gambar Menentukan Parameter Untuk Simulasi

Tampilan kanvas terdiri dari menu atau opsi yang diletakan di bagian atas, kiri dan kanan. Untuk melihat dan melakukan debug terhadap kesalahan (error) yang terjadi, bukalah terminal (Console) yang disediakan oleh WiSeNetSim di pojok kiri bawah, tampilan kanvas akan sesuai seperti gambar dibawah ini.
Anda dapat membiasakan diri terlebih dahulu dengan semua tombol menu dan opsi menu yang disediakan oleh kanvas simulasi WiSeNetSim ini. semuanya diletakkan di bagian atas, kiri dan kanan. Untuk melihat dan melakukan debug terhadap kesalahan (Error) yang terjadi, bukalah terminal (Console) yang disediakan oleh WiSeNetSim di pojok kiri bawah, melalui menu Debug Console.

Gambar Tampilan Kanvas Simulasi

WiSeNetSim menyediakan setidaknya menyediakan tiga buah topologi jaringan untuk simulasi WSN ini, dimana dapat anda temui pada direktori 1TOPOLOGIAS. Untuk itu, dalam kondisi kanvas simulasi masih terbuka, klik tombol menu Load Network Topologi From File. Kemudian akan muncul kotak dialog untuk memilih lokasi di mana anda bisa menginput file konfigurasi topologi yang telah disediakan.

Gambar Kotak Dialog Untuk Memilih File Konfigurasi Topologi

Klik sub direktori 1TOPOLOGIAS yang tampak pada deretan sub direktori yang muncul di kotak dialog. Maka anda akan disuguhkan dengan tiga buah file XML untuk konfigurasi topologi secara otomatis (Instan). Silahkan pilih salah satu file konfiguras dengan cara mengkliki, penulis memilih konfigurasi terakhir misalnya (T800_600R_27.xml). Lalu klik tombol menu Open.

Gambar Memilih File Konfigurasi Topologi

Tunggu sejenak sampai WiSeNetSim selesai mensimulasikan fil XML konfigurasi tersebut. Maka akan ditampilkan sejumlah node sensor seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar Tampilan Topologi

Kemudian cobalah untuk mulai memilih node-node sensor yang akan dihubungkan dengan mimilih menu Select Node (Logo anak panah bagian kiri), kemudian klik slah satu node sensor secara sembarangan, lalu klik kanan dan pilih opsi Show Node ID. Maka pada node sensor yang anda klik tersebut akan ditampilkan Node ID nya. Lakukan hal yang sama pada beberapa node sensor lainnya.

Gambar Opsi Menampilkan Node ID

Lalu mulailah menjalankan simulasi. Pilih salah satu node sensor yang telah anda tandai beserta dengan Node IDnya, lalu klik kanan dan pilih opsi Run Application.

Gambar Memilih Salah Satu Node Sensor dan Opsi Run Application


Kemudian akan muncul Kotak dialog untuk meminta input Destination Node ID yang ingin anda tuju. Misalkan pada contoh ini Node ID awal adalah 654 dan memilih tujuan Node ID 325. Maka isikan kolom dengan 325 kemudian pilih tombol OK

Gambar Kolom Inputan Node ID Destination

Maka simulasi akan menampilkan hasil seperti di bawah ini, yang menunjukan bagaimana hubungan antar node sensor di dalam Wireless Sensor Network (WSN) pada simulasi, untuk node asal (Source) dan node sensor tujuan (Destination).

Energy Heat Map (Peta untuk panas energi) yang dihasilkan oleh node-node sensor pada simulasi WSN dapat dilihat, terkait dengan efisien konsumsi energi di dalamnya dan Green Computing. Untuk dapat melihat informasi tersebut, klik menu Show Energy Heat Map di bagian kiri atas.

Gambar Hasil Simulasi Untuk Node Sensor Asal (Source) Ke Tujuan (Destination)

Gambar Menu Show Energy Heat Map

Simulasi akan menampilkan peta energi panas yang dihasilkan node-node sensor pada simulasi Wireless Sensor Network (WSN) anda tersebut.

Gambar Peta Energi Panas (Energy Heat Map) Pada Simulasi

Kemudian masih pada opsi-opsi menu di bagian atas, dapat memilih (Select) node-node sensor yang stabil pada simulasi, dengan cara mengklik tombol menu S (Select Stable Nodes). 

Di kiri sebelah menu S terdapat menu M (Mark Stable Nodes) yang berfungsi untuk menandai (Marking) node-node sensor mana saja yang dalam keadaan stabil.

Hasil dari kedua opsi antara Select Stable Nodes dan Mark Stable Nodes dapat anda lihat seperti gambar di bawah ini.
Select Stable Nodes

Select Stable Nodes

Gambar Menu Select Stable Nodes

Mark Stable Nodes.

Mark Stable Nodes

Gambar Menu Mark Select Stable Nodes

Anda bahkan bisa melihat ketetanggaan (Neighborhood) antar node sensor pada topologi yang anda pilih untuk disimulasikan tersebut. Cukup klik tombol menu Show Neigborhood yang ada pada bagian kiri atas.

Berikut hasil gambar dari Neighborhood.

Gambar Hasil Neighborhood Yang Ditampilkan

Anda juga bisa menampilkan koneksi dua arah (Two Way Connection) antar node sensor, melalui tombol menu Show Two Way Connection.

Berikut hasil gambar dari Show Two Way Connection.

Gambar Hasil Show Two Way Connection


Untuk menyelesaikan simulasi, Klik menu Simulation - Exit.
Kemudian klik tombol OK pada kotak dialog yang ditampilkan, untuk keluar dari layar simulator WiSeNetSim.

Sumber :
Wireless Sensor Network by I Putu Agus Eka Pratama & Sinung Suakanto.